5 Karya Kinetic Art Paling Menakjubkan Ini Terbuat dari Bahan Daur Ulang

by Bintang North Star on

Kreasi daur ulang ternyata tidak harus selalu dari sampah, tetapi juga limbah. Seperti limbah logam, limbah elektronik, plastik, dll. ini dimanfaatkan para seniman kinetic art untuk menciptakan karya yang menakjubkan. Visual kinetic sculpture ini tak hanya menampilkan pesona bagi penikmatnya, tetapi juga mampu membuat mereka berdecak kagum akan hasil karya para seniman tersebut. Penasaran dengan karya kinetic art berbahan limbah ini?

Kinetic animal sculpture karya Andrew Chase

Andrew Chase terkenal sebagai seniman sculpture dan dikenal juga sebagai pekerja seni yang sebagian besar karyanya selalu terinspirasi dari alam sekitar. Baginya, alamlah yang memberikan banyak ide-ide baru untuk menciptakan suatu karya kinetic art yang menakjubkan. Maka terlahirlah kinetic animal sculpture, salah satu karya Chase yang dikembangkan dari bahan daur ulang dan penggunaan roda gigi serta rangkaian tuas di dalamnya, sehingga memungkinkan animal sculpture tersebut untuk bergerak.

Recycled kinetic sculpture

Karya kinetic art ini diciptakan oleh Andrew Smith, seorang seniman Amerika yang berasal dari Lehi, Utah. Kinetic art rancangannya ini dibuat dengan komposisi warna-warni dan kompleks dari bahan daur ulang limbah dan sampah.

Recycled sculpture karya Chris Cole

Sama halnya seperti Andrew Chase, dalam menciptakan karya kinetic art-nya, Chris Cole selalu terinspirasi dari alam dan unsur-unsurnya. Contohnya saja kinetic art berbentuk burung ini dirancang dari bahan daur ulang yang digerakkan melalui mesin atau engkol tangan.

Kinetic Choo Choo

Kinetic art Choo Choo ini merupakan salah satu kendaraan unik yang terbuat dari berbagai bahan daur ulang. Komponen yang dipakai untuk merancang karya seni ini, meliputi 2.268 roda gigi, 3.813 mesin pemotong rumput, 8 rantai, 7 derailleur, pengayuh, dan roda.

The Evolution of Flora

Karya kinetic art ciptaan Jason Stillman ini sebagian besar materialnya terbuat dari limbah baja ringan. The evolution of flora memiliki tinggi sekitar 3 meter dan lebar hampir 2 meter. Saat itu, karyanya dipamerkan di Performance Arts Centre. Pergerakan kinetic art sculpture berbentuk bunga dan daun nan cantik ini dibuat lebih realistis dan alami, karena digerakkan oleh tenaga angin di sekelilingnya.

Di tangan seniman kreatif, bahan daur ulang dari limbah atau sampah ternyata bisa loh diolah menjadi karya kinetic art yang unik dan artistik. Apakah Anda ingin mencoba membuat karya seni dari bahan daur ulang juga?

Written by: Bintang North Star

A Passionate blogger who wants to conquer the cyberworld. Semua postingan ditulis dengan penuh cinta. Jangan coba-coba menyalinnya tanpa mencantumkan sumber. Be honest, please.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *