Tertawa Berlebih Bisa Mengakibatkan Seseorang Meregang Nyawa?

by Bintang North Star on

Tertawa memang banyak sekali manfaatnya. Selain sebagai ungkapan kebahagiaan, tertawa juga bisa menghilangkan stres yang melanda pikiran. Maka tak heran, jika banyak orang yang mengatakan tertawa adalah obat stres yang bisa membuat manusia hidup bahagia.

Dalam kadar yang wajar, tertawa bisa menjadi hal yang menyenangkan. Namun, apakah yang terjadi jika tertawa dilakukan secara berlebihan? Sebuah penelitian mengatakan tertawa memang baik untuk kesehatan. Namun, bagi Anda penderita aneurisma otak atau pelebaran pembuluh darah pada otak dan penyakit arteri koroner, tertawa berlebih bisa membahayakan kesehatan, bahkan menyebabkan Kematian.

tertawa

Kejadian ini pernah dialami seorang filsuf Yunani, Chrysippus pada abad 3 SM, yang meregang nyawa karena tertawa terpingkal-pingkal melihat keledainya yang mabuk setelah diberi minum wine. Kejadian serupa juga dialami seorang penulis dari Italia bernama Pietro Aretino. Ia meninggal karena mendengar cerita dari saudara perempuannya yang membuat ia tidak bisa menahan tawa hingga terjungkal dari kursinya, kemudian ia kejang-kejang dan meninggal dunia.

Menurut Dr Martin Samuels, profesor neurologi di Harvard Medical School, perasaan berlebih, entah itu kesedihan atau kebahagiaan, dapat mengaktifkan bagian otak yang merespons menerima atau melawan ancaman dari luar.

Ternyata saat gembira, otak akan melepaskan bahan kimia bernama adrenalin. Kondisi emosi yang kuat, baik itu emosi positif atau negatif, berakibat membahayakan jantung. Pada kasus langka, hal ini bisa menyebabkan aritmia atau irama jantung menjadi abnormal hingga berujung Kematian.

Kematian akibat tertawa berlebih biasanya disebabkan sesak napas atau gagal jantung. Pada beberapa kasus, korban tertawa semalaman dan meninggal pada hari berikutnya. Jadi, jika Anda memiliki riwayat penyakit jantung hindari untuk tertawa secara berlebihan.

Berikut ini beberapa penyakit atau gangguan yang disebabkan tertawa berlebih, di antaranya:

  1. Serangan asma
  2. Bocornya udara di paru-paru (pneumotoraks)
  3. Aritmia
  4. Pingsan
  5. Kelumpuhan tiba-tiba pada saat penderita tidak bisa mengatur emosinya (cataplexy)
  6. Hernia
  7. Rahang terkilir

Selain menyebabkan penyakit di atas, penelitian yang dilakukan oleh Dr Elizabeth Martin dari University of Missouri menunjukkan, emosi positif berlebih justru mengurangi kemampuan daya ingat seseorang dalam waktu singkat. Jadi, jika Anda atau orang terdekat mengalami gejala penyakit di atas akibat tertawa berlebih, segera periksakan ke rumah sakit Jakarta Barat atau rumah sakit terdekat di kota Anda sebelum penyakitnya bertambah parah. Hindari tertawa secara berlebihan agar penyakit di atas tidak menimpa diri Anda!

Written by: Bintang North Star

A Passionate blogger who wants to conquer the cyberworld. Semua postingan ditulis dengan penuh cinta. Jangan coba-coba menyalinnya tanpa mencantumkan sumber. Be honest, please.

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *